Herzlich Willkommen

Herzlich willkommen bei Erfolg Z

Senin, 07 September 2015

7 Alasan Kamu Kesulitan Menguasai Bahasa Lokal Saat Kuliah di Luar Negeri

1. Hanya membaca buku-buku materi kuliah




     Selama kuliah Anda hanya fokus pada kuliah dan tugas-tugas kuliah. Semua buku bacaan kuliahmu adalah bahasa Inggris. Kuliah memang nomer satu, dan menjadi pintar itu keinginan banyak orang. Jika Anda tidak mau melirik atau berminat membeli buku dengan bahasa setempat, ini akan menghambat pengusaan bahasa lokal Anda. Cobalah untuk membeli buku atau majalah dengan bahasa setempat. Meski Anda tidak mengerti artinya setidaknya dalam otak Anda sudah terekam beberapa kosa kata. Saat Anda dulu belum fasih berbicara bahasa inggris guru selalu menyarankan untuk membaca buku dengan bahasa Inggris meskipun Anda tidak tahu artinya. Guru menyuruh karena agar Anda terbiasa dengan bahasa Inggris. Itu bisa dijadikan contoh jika Anda ingin meguasai bahasa lokal. 
2. Tidak mencoba mendengarkan musik dan tidak menonton film berbahasa lokal
     Karena tidak bisa berbicara dengan bahasa lokal, lantas Anda tidak mau menonton film dan mendengarkan musik dengan bahasa lokal. Dengan film kita bisa melihat dan mendengar. Dengan musik kita bisa mendengar dan merasakan. Saat menonton film lokal, Anda mendownload subbtitle bahasa sesuai dengan yang Anda kuasai. Saat mendengarkan dan melihat adegan dalan film secara tidak sengaja otak Anda juga merekam beberapa kosa kata. Anda juga akan mengenal logat dalam mengucapkan bahasa lokal tersebut. Mulai dari kata per kata nantinya Anda akan fasih mengucapkannya. Melalui musik, saat mendengarkan lagunya dan Anda merasa senang. Upayakan untuk mencari arti lagu tersebut dalam bahasa yang Anda kuasai. Pastinya Anda juga akan senang karena tahu makna dari lagu yang Anda sukai. Jadi sering-seringlah menonton film lokal, disitu selain bisa mennyegarkan pikiran juga bisa melatih Anda belajar bahasa lokal.
    
  
3. Belum pernah membeli kamus bahasa  setempat


     Inilah kesalahan Anda tidak pernah membeli kamus. Mengapa Anda tidak membelinya karena merasa dengan bahasa Inggris sudah cukup untuk berkomunikasi. Jadi belilah kamus, ini bisa dibutuhkan saat Anda menonton film, membaca buku lokal atau mendengarkan lagu. Ketika Anda penasaran dengan kosa kata tersebut, Anda tinggal mencarinya di kamus. Beli saja kamus dengan ukuran sedang agar Anda bisa membawanya kemana-kemana. Ketika dalam waktu santai, Anda bisa membuka kamus atau membuat sebuah kalimat sehari-hari dengan bahasa lokal. Setelah Anda membuatnya cobalah untuk mempraktekan pada diri sendiri.


4. Melupakan berbagai kosa kata sehari-hari
       Anda sering melupakan kosa kata sehari-hari, karena tidak berniat untuk menghafalanya. Maka dari itu Anda menyepelekannya. Sebaiknya Anda harus sering mengingatnya, karena kosa kata sehari-hari akan selalu didengar ketika ada orang lain berbicara dalam bahasa lokal. Jika Anda pelupa,, mungkin bisa membuat daftar pada catatan atau bisa menempelkannya pada tempat yang sering dilihat di kamar. Secara tidak sengaja saat melakukan beberapa aktivitas, Anda akan melihat dan membacanya, atau mungkin Anda dapat memberi nama barang-barang dengan bahasa lokal pada kertas dan kemudian tempelkan pada barang tersebut. Mulai dari Anda memberi nama almari, meja, kursi, pintu, tembok, sendok, piring, gelas, tas, buku dan lainnya dengan bahasa lokal.

5. Hanya berusaha berkomunikasi dengan warga setempat dengan bahasa Inggris
      Saat Anda keluar membeli sesuatu atau bertanya kepada orang Anda terbiasa berbicara dengan bahasa Inggris. Mungkin Anda takut salah dan ditertawakan orang. Tapi apa salahnya Anda mencobanya meskipun salah nantinya orang-orang lokal juga akan membenarkan kosa kata Anda. Meskipun salah mereka akan mengerti maksud Anda. Bayangkan saja ketika membutuhkan sesuatu dan Anda bertanya dengan orang sekitarmu dengan bahasa Inggris sedangkan beberapa tidak menguasai bahsa Inggris. Pasti Anda sendiri yang akan kerepotan bagaimana menyampaikan maksud Anda. Ini juga akan berdampak buruk pada Anda karena berbahasa Inggris tidak terlalu kenal dengan mereka. Jika mampu menguasai bahasa lokal, Anda akan lebih mudah akrab dengan warga sekitar. Jika Anda membutuhkan bantuan pastinya mereka juga tidak akan sungkan membantu Anda. 

6. Telepon genggam kamu tidak di-set dalam bahasa lokal




      Kamu hanya mengatur aplikasi tampilan ponselmu dengan bahasa Inggris. Mulai sekarang set ponselmu dengan bahasa lokal. Karena ponsel adalah benda yang sering Anda gunakan. Ketika menggunakan ponsel secara langsung, Anda juga membaca bahasa lokal. Tanpa sengaja Anda akan terbiasa dengan kosa kata bahasa lokal. Mungkin awalnya agak ribet tapi lama-kelamaan Anda akan terbiasa. Karena meskipun menggunakan bahasa lokal Anda juga sudah hafal letak-letak aplikasi pada ponsel, karena sudah terbiasa makanya Anda bisa.
7. Hanya bergaul dengan teman-teman senegara atau sesama mahasiswa asing
     Setelah selesai jam kuliah mungkin Anda langsung pulang ke penginapan. Ini beberapa kesalahan Anda, karena setelah selesai kuliah adalah waktu yang panjang untuk kamu bersosialisasi dengan teman-teman Anda. Mungkin juga selesai kuliah Anda hanya bergaul dengan teman senegara yang pastinya satu bahasa ibu, atau Anda hanya bergaul dengan teman Anda yang bersal dari negara asing dan menggunakan bahasa Inggris.Dalam beberapa kesempatan seperti mengerjakan tugas kelmpok, Anda hanya berkelompok dengan teman senegara dan sama-sam orang asing. Mulai untuk merubah sikap Anda. Cobalah bergaul dengan teman lokal, meski Anda berkomunikasi dengan bahasa Inggris mereka juga akan mengerti bahasa Anda.

Ketika memiliki waktu untuk bersama teman lokal, maka belajarlah apapun dari mereka. Mulailah dari saat mereka bercanda, alasan mengapa mereka tertawa akan membuat Anda penasaran yang mendorong rasa untuk ingin tahu. Dari situ Anda bisa bertanya pada teman tentang apa yang mereka katakan. Setelah Anda mengerti, Anda juga akan ikut tertawa. Mengasikkan bukan, jika Anda bergaul dengan teman lokal?

Hal lain yang bisa dilakukan adalah bertanya kepada mereka tentang kosa kata sehari hari. Lalu cobalah berbicara menggunakan bahasa lokal pada mereka. Anda bisa mencapur bahasa Inggris dengan bahasa lokal yang Anda mengerti. Ketika salah mengucapkannya teman lokal Anda akan membenarkannya.  Dengan begitu Anda akan fasih mengucapkan bahasa lokal. Jadi jangan pernah ragu untuk bergaul dengan teman lokal. Dan jangan pernah malas untuk belajar bahasa lokal. Anda harus punya niat dan tekat. Meski hanya sepele, tapi setelah pulang negara Anda keahlian berbahasa jadi bertambah. Jadi tidak sia-sia selama bertahun-tahun Anda  belajar di luar negeri.
 
Referensi :  http://www.berkuliah.com/2014/07/7-alasan-kamu-kesulitan-menguasai.html
 

8 Barang yang Wajib Dibawa Saat Kuliah di Luar Negeri

          Belajar ke luar negeri pastinya menyenangkan bagi Anda. Hal ini menunjukan bahwa prestasi Anda layak untuk dibandingkan dengan universiatas disana. Tentunya tidak gampang belajar disana. Anda akan jauh dari keluarga, sehingga harus beradapatasi denagn lingkungan baru, budaya baru dan kultur baru. Persiapkan bahasa kalian, mungkin dengan mengasah keterampilan dalam berbahasa Inggris sudah menjadi bekal yang cukup dari segi bahasa. Untuk bahasa negara tujuan, Anda bisa belajar dengan teman-teman di sana. Belajarlah dengan giat karena biaya yang keluarkan tidak banyak.
1. Dokumen penting (paspor, surat penerimaan universitas, ijazah sebelumnya)


Tidaklah lucu jika tidak dapat masuk ke universitas yang Anda inginkan gara-gara ada satu dokumen yang lupa tidak dibawa. Tidak mingkin Anda kembali lagi dalam waktu yang singkat. Jadi cek kembali sebelum Anda terbang keluar negeri. Masukan surat penting kedalam wadah yang sama agar tidak tercecer. Jangan lupa membawa visa, akte kelahiran, verifikasi surat, adaministrasi lainya dan bukti pendaftaran asuransi dan curriculum vitae. Fotokopi semua itu untuk bejaga-jaga jika hilang. Fotokopi semua itu lebih dari satu. Scan semua surat-surat penting saat semua dokumen yang diperlukan habis adan tinggal mencetaknya.
   
2. Buku dan barang yang menunjang kuliah
      Bawalah buku yang bisa dibeli sebelum Anda berangkat, akan tetapi jika buku tersebut hanya dijual disana Anda harus membelinya di sana. Bawa juga buku notes, pena, pensil, penghapus, selotip, gunting, lem dan steples. Buku bacaan favorit Anda ini akan berguna untuk mengusir kebosanan. Apalagi buku ini hanya di terbitkan di Indonesia saja tentunya Anda harus membelinya.
  
3. Gadget (laptop, kamera)


         Laptop akan sangat dibutuhkan disana. Ingat Anda harus mengisi OS pada laptop Anda dengan yang original agar saat di bandara laptop tidak disita. OS yang tidak original akan dianggap illegal karena bajakan. Perlengkapan kamera seperti tripod, lensa dan perlengkapan lainya wajib Anda bawa. Hal ini akan berguna untuk kegiatan kuliah Anda. Hal yang penting adalah ponsel untuk Anda berkomunikasi. Modem untuk menghubungkan internet, jika tempat tinggal Anda tidak menyediakan jaringan internet. Flashdisk dan memori card dalam ukuran yang besar. Kabel charger laptop, ponsel, kamera dan kabel data. Bawa juga colokan kabel transmisi yang sesuai. Jika Anda ingin terus berhubungan dengan keluarga Anda bisa membawa webcame.
4. Barang-barang pribadi yang selalu Anda perlukan
         Perlengkapan sholat bagi Anda yang beragama muslim. Jika Anda wanita jangan lupa membawa hair dryer. Setrika juga penting untuk menjaga baju Anda teatp rapi. Jika Anda berminat membawa penanak nasi, Anda bisa membawanya dari negeri sendiri yang tentunya lebih murah. Atau kalau koper Anda sudah kelibihan muatan Anda bisa mmebelinya di sana tentun dengan pertimbangan harga. Peralatan makan yang tidak terbuat dari kaca aatu porselin. Bawa secukupnya saja. Anda tidak perlu membawa perlengkapan mandi karena disana harganya bisa lebih murah dan variatif. Hal ini juga bisa menghemat biaya bagasi Anda dipesawat. Bagi Anda yang berkaca mata Anda wajib membawa kaca mata lebih dari satu. Hal ini untuk berjaga-jaga kalau saja salah satu ada yang hilang atau rusak. Tapi jangan sampai itu terjadi meskipun Anda punya cadangannya. Tetap jaga barang Anda dari pada Anda membeli lagi
5. Pakaian yang sesuai dengan iklim di negara tersebut


    Sebelum pergi kenali dulu cuaca disana, jika terdapat musim dingin Anda sangat membutuhkan baju hangat yang tebal untuk menjaga suhu tubuh Anda agar tetap hangat seperti long jaket dan rain coat. Baju hangat saja tidak akan cukup, untuk itu Anda membutuhkan syal, kaos kaki dan sarung tangan. Sepatu juga tak kalah penting saat salju turun, belilah sepatu yang anti air agar Anda tidak kedinginan bila berjalan di atas salju. Baju santai dengan bahan kaos yang ringan, baju ini akan dibutuhkan saat musim panas agar Anda merasa terlalu gerah. Bawa sandal jepit untuk diapakai di tempat tinggal Anda. Bawa kosmetik Anda karena belum tentu kosmetik di negara sana akan cocok dengan kulit Anda. Saat  musim panas Anda membutuhkan sunblock untuk menjaga kulit tetap terawat
6. Pakaian yang sesuai dengan kultur negara tujuan

      Fashion di negeri sendiri dengan negeri orang lain berbeda. Carilah apa yang menjadi fasion di negara tujuan Anda berkuliah. Pastinya Anda tidak mau dibilang aneh karena pakaian yang dikenakan disana. Dengan menyesuiakan kultur, Anda bisa lebih mudah untuk berdapatasi dengan lingkungan. Tapi sesuiakan juga dengan adat dan agamamu. Pintar-pintarlah memakai pakaian. Jika Anda masih bingung dengan pakaian apa saja yang hendak dibawa, Anda bisa membelinya di sana. Berbeda kalau di negeri sendiri, barang-barang yang berbranded di sana akan lebih murah dari pada membeli di sini karena ketika barang itu masuk di Indonesia barang sudah dikenai pajak. Jika Anda beruntung Anda bisa memperoleh diskon dan tentunya dengan harga yang lebih murah lagi. Tapi ingat pengeluaran keuangan Anda, jangan mentang-mentang disana lebih murah kemudian dengan mudahnya berbelanja. Anda tidak boleh boros karena masih ada kebutuhan lain yang Anda perlukan.
7. Pakaian adat khas negaramu


Ini juga penting, saat ada acara di kampus yang mengharuskan Anda menggunakan baju daerah asal atau baju adat. Jika Anda tidak membawanya dari sini, kemana lagi kalian bisa membelinya selain di negara kalian sendiri. Pastinya akan sangat merepotkan. Pakain adat bisa digunakan saat Anda mengikuti festival, atau ada acara yang diadakan negara dan Anda menjadi salah satu tamu di acara tersebut.
8. Obat-obatan dan keperluan pribadi
       Ini juga perlu untuk menunjang kesehatanmu di sana. Bawa obat-obatanmu, karena terkadang kita tidak bisa menemukan obat yang biasa kita gunakan di negara kita sendiri. Bawa juga  vitamin,  obat alergi, madu, obat diare, obat masuk angin, minyak hangat, obat flu, suplemen dan yang lainya yang biasa kamu pakai. Jika Anda mempunyai penyakit, mintalah resep dokter agar saat obat Anda habis Anda bisa membelinya disana dengan resep dokter yang Anda punya. Walaupun ini hanya kertas dengan resep tapi ini sangat penting untuk Anda. Masukan jadi satu dalam wadah, agar tidak tercampur dengan barang yang lainnya.
Pada saat musim libur Anda bisa bekerja paruh waktu di sana, alternatif ini bisa menambah uang saku untuk berlibur dengan teman atau membeli kebutuhan Anda. Mungkin juga Anda bisa kembali ke negara kalian untuk melepas rindu dengan keluarga. 

Referensi: http://www.berkuliah.com/2014/07/8-barang-yang-wajib-dibawa-saat-kuliah.html

Institusi Pendidikan Tinggi

         Menurut data Kementrian Riset dan Pendidikan Jerman (http://www.bmbf.de) di Jerman terdapat 415 institusi pendidikan tinggi yang tersebar di seluruh negeri (per 2009). Mereka yang tertarik untuk studi di Jerman dapat memilih antara universitas dan institusi yang berstatus universitas (misalnya Universitas Teknik), universitas ilmu terapan atau SekolahTinggi Seni, Musik dan Film. Institusi pendidikan tinggi umum terbuka bagi mahasiswa dari semua negara. 
Keputusan mengenai jenis institusi pendidikan tinggi yang tepat bagi Anda tergantung sebagian besar pada apa tujuan studi Anda. Anda harus memperjelas hal ini lebih dulu, sebelum mulai memilih institusi yang paling tepat bagi Anda.
highedu1.gif

Sebelum memulai studi, Anda harus dapat menjawab pertanyaan berikut:
  • Apa jenis perguruan tinggi yang tepat bagi Anda? Apakah Anda lebih tertarik pada perkuliahan yang lebih pendek dan berorientasi pada praktek seperti di universitas ilmu terapan atau Anda lebih memilih kuliah di Sekolah Tinggi Seni dan Musik?
  • Apakah Anda berencana memperoleh gelar di Jerman atau hanya ingin menyelesaikan sebagian dari studi Anda di Jerman (misalnya satu tahun) tanpa memperoleh gelar di Jerman?
  • Atau mungkin Anda telah lulus sarjana di Indonesia dan sekarang hendak melanjutkan ke pascasarjana di Jerman?
  • Apakah gelar Diplom, Magister, Staatexamen (ujian negara), atau gelar Diplom Fachhochschule (universitas ilmu terapan) diakui sebagai kecakapan profesional di Indonesia? Atau Anda lebih memilih studi dengan gelar yang diakui secara internasional – Bachelor atau Master
Struktur_PT.jpg
I. Universitas top

      Universitas Jerman bukan hanya tempat berlangsungnya pendidikan dan pelatihan, namun juga tempat dilaksanakannya penelitian murni dan terapan yang independen. “Pendidikan dan ilmu pengetahuan murni“ menuntut agar mahasiswa terlibat kerja akademis yang disiplin. Universitas memberikan gelar akademis Diplom, Magister, Bachelor, Master serta Doktor. Universitas berhak menganugerahkan Habilitation, kecakapan mengajar bagi professor. 
Jurusan yang dibuka di universitas mencakup kedokteran, ilmu pengetahuan alam, teknik, humaniora, hukum, teologi, ekonomi/business administration, dan ilmu sosial, pertanian dan kehutanan.

Struktur Pendidikan di Universitas top

     Karena di universitas lebih menekankan pada penelitian, masa studi yang dibutuhkan lebih lama dibandingkan dengan studi di FH. Terdiri dari 4 semester masa studi dasar (Grundstudium) untuk pendalaman teori yang ditutup dengan ujian „Vordiplom“. Kemudian dilanjutkan dengan studi utama atau Haupstudium sekitar 4-6 semester. Keseluruhan masa studi ditutup dengan ujian lisan dan tertulis untuk memperoleh gelar Diplom atau Magister. Gelar Diplom atau Magister ini setingkat dengan gelar Sarjana Strata 2.
 
II. Fachhochschule (FH) atau Universitas Ilmu Terapan top

      Jika mahasiswa asing tidak menemukan kesulitan membayangkan apa itu universitas atau universitas teknik, universitas ilmu terapan adalah elemen istimewa dengan tradisi singkat dalam sistem pendidikan tinggi Jerman. Namun universitas ilmu terapan cepat terkenal. Seperempat dari seluruh mahasiswa sekarang memutuskan untuk studi di universitas ilmu terapan. Jumlah mahasiswanya meningkat 5 kali lipat sejak pertama kali dibentuk. Lebih singkatnya jalur menuju dunia kerja menjadi hal yang menarik mahasiswa untuk studi di universitas tersebut. Studi di universitas ilmu terapan lebih fokus pada praktek. Penyusunan perkuliahan yang ketat, pengajaran dalam kelompok yang kecil, penilaian terus-menerus melalui ujian, dan pilihan mata kuliah yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja memungkinkan masa studi di universitas ilmu terapan lebih singkat dibanding di universitas.

Jadi di universitas ilmu terapan berlangsung pengajaran dan juga penelitian. Namun, penelitian yang berfokus pada praktek dan lebih berbasis aplikasi. Oleh karena itu, jurusan yang berfokus pada teori secara absolut tidak ditawarkan di universitas ilmu terapan.. Jurusan yang dibuka diarahkan khususnya untuk mencetak profesional yang mengenyam pendidikan praktis dan akademis dalam bidang teknik, business administration, desain, dan pelayanan sosial. Gelar akademis yang diberikan pada umumnya adalah Diplom (FH).
 
Struktur Pendidikan di Universitas Ilmu Terapan top

      Universitas ilmu terapan yang menekankan pengajarannya pada praktek, memungkinkan masa studi yang relatif lebih singkat dibanding di universitas, yaitu sekitar 8 semester. Terdiri dari masa studi dasar (Grundstudium) 3 semester yang ditutup dengan ujian Vordiplom. Kemudian dilanjutkan dengan semester praktek selama satu semester/6 bulan. Setelah itu masuk ke masa studi utama (Haupstudium). Keseluruhan masa studi ditutup dengan ujian lisan dan tertulis untuk memperoleh gelar Diplom (FH).
 
III. Colleges of Art, Music and Film top

       Pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Seni, Musik dan Film di Jerman bertujuan mempersiapkan lulusannya untuk berkerja sebagai artis atau musisi profesional, profesional di bidang desain, film dan media serta pengajar di bidang artistik. Secara substansi pendidikan di Sekolah Tinggi Seni, Musik dan Film berbeda dengan di universitas.
 
Untuk penerimaan masuk, pelamar harus membuktikan bahwa dia telah memiliki kualifikasi masuk ke perguruan tinggi (contohnya surat tanda tamat belajar) yang setara dengan kualifikasi Jerman. Di samping itu, pelamar harus menguasai bahasa Jerman dengan baik sebab secara umum bahasa pengantar di Sekolah Tinggi Seni, Musik dan Film adalah bahasa Jerman. Pada umumnya pelamar yang memenuhi syarat kemudian harus mengikuti tes kemampuan atau mempresentasikan contoh karyanya. Namun demikian, Anda sebaiknya menanyakan langsung ke masing-masing perguruan tinggi, karena syarat masuk dapat berbeda antara satu dengan yang lain.

Masa studi berkisar antara 8-12 semester tergantung dari jurusan yang diambil. Gelar yang diberikan pada umumnya adalah Diplom.
 
International Degree Programs top
 
      Beberapa tahun terakhir beberapa universitas dan juga universitas ilmu terapan menawarkan jurusan yang memberikan gelar internasional. Jurusan ini didesain untuk menarik mahasiswa asing dan Jerman yang mencari pendidikan dengan dimensi internasional. Jenjang studi yang ditawarkan meliputi S1, S2 dan S3 (Bachelor, Master, Ph.D). Jurusan yang ditawarkan oleh institusi pedidikan tinggi Jerman memenuhi standar berikut:
 
  • Standar akademis yang tinggi
  • Program studi yang tertata rapi
  • Gelar internasional, seperti Bachelor dan Master
  • Perkuliahan diselenggarakan dalam bahasa Inggris, seringkali selama tahun pertama
  • Kursus bahasa Jerman ditawarkan sebelum dan selama studi
  • Pelayanan spesial: pelayanan dukungan akademis dan pribadi oleh tutor dan mentor, konsultasi studi yang intensif, kelas yang kecil, dll.
  • Opportunities for completing study periods at partner universities and colleges abroad.
Jika Anda ingin mengetahui secara pasti apakah suatu jurusan sesuai dengan Anda, silakan mengunjungi situs www.daad.de/idp untuk mengetahui informasi lebih detil. Situs ini memuat deskripsi singkat dari setiap jurusan, syarat masuk, bahasa pengantar, biaya, dll. top

Referensi: http://www.daadjkt.org/index.php?institusi-pendidikan-tinggi

Studienkolleg

Bagaimana dengan proses transisi dari SMA/SMK/MA menuju perguruan tinggi di Jerman?

 Ada beberapa alternatif dan tergantung dari persyaratan yang diberikan oleh fakultas yang bersangkutan.
tabel A-Level.jpg
Perlu digaris bawahi bahwa yang menentukan segala persyaratan masuk adalah fakultas yang bersangkutan. Oleh karena itu kami sangat menyarankan untuk mencari informasi lebih lanjut ke fakultas yang dituju!

Struktur dasar sistem pendidikan di Jerman

       Sebelum masuk ke perguruan tinggi Jerman, pelamar studi dengan pendidikan terakhir lulusan SMU Indonesia harus mengikuti Studienkolleg terlebih dahulu. Mengapa demikian? Seperti terlihat pada bagan “Sistem Pendidikan Jerman” di bawah, sebelum bisa masuk ke perguruan tinggi Jerman seseorang harus melampaui masa belajar dari tingkat sekolah dasar sampai lulus sekolah menengah atas yang lamanya 13 tahun dan diakhiri dengan ujian untuk memperoleh ijazah Abitur yang merupakan tanda bahwa seseorang memiliki kualifikasi untuk bisa studi di perguruan tinggi Jerman.
studienkolleg1.gif

Sedangkan di Indonesia dan di banyak negara lain, lama belajar dari SD sampai lulus sekolah menengah atas adalah 12 tahun. Dengan adanya perbedaan masa belajar ini maka tingkat kemampuan lulusannya pun berbeda. Oleh karena itu untuk menyetarakannya maka otoritas pendidikan Jerman mendirikan apa yang disebut dengan Studienkolleg
Di bawah ini beberapa hal yang terkait kelas persiapan ke perguruan tinggi di jerman:

Mengenai langkah yang perlu dilakukan untuk studi di Jerman dapat dilihat pada bagan “Jalan Menuju Perguruan Tinggi Jerman” berikut ini:
Skema.jpg

Keterangan bagan:

   Waktu yang diperlukan, yang mencakup mencari informasi, persiapan bahasa, sampai diterima di perguruan tinggi adalah satu tahun.

1. Kursus bahasa Jerman
    Kursus bahasa jerman sebaiknya dimulai sejak kelas 2 atau lebih baik lagi kelas 1 SMU. Tujuan dari kursus untuk memperoleh sertifikat bahasa yang disyaratkan masing-masing perguruan tinggi. Syarat minimal ZD (sertifikat bahasa Jerman tingkat dasar). Lebih baik lagi jika mempunyai ZMP(sertifikat bahasa Jerman tingkat menengah).

2. Informasi studi
    Selama kursus bahasa bisa mulai mencari informasi mengenai studi yang Anda minati dan di perguruan tinggi mana studi tersebut ditawarkan, biaya hidup, serta tempat tinggal.

  • 2.1 Informasi mengenai jurusan:
    Informasi mengenai jurusan dan di perguruan tinggi mana studi tersebut ditawarkan dapat dilihat pada situs berikut ini:
    www.higher-education-compass.de
    www.studienwahl.de
    www.study-in.de
    www.germany-opportunities.de/study
    Situs tersebut menyediakan informasi lengkap mengenai syarat masuk, deadline, bahasa pengantar, dll. Situs di atas terhubung ke seluruh perguruan tinggi yang berada di Jerman.
  • 2.2 Biaya hidup di Jerman
    Biaya hidup di Jerman saat ini berkisar 600 – 700 euro per bulan.
  • 2.3 Tempat tinggal

3. Memilih Program studi
      Jika Anda sudah memantapkan diri untuk mengambil salah satu bidang di perguruan tinggi tertentu, kunjungi situs perguruan tinggi tersebut untuk memperoleh formulir dan mencari informasi mengenai sertifikat bahasa yang diperlukan, batas akhir pendaftaran, akomodasi serta informasi lain menyangkut pendaftaran. Atau Anda bisa hubungi langsung Akademisches Auslandsamt/Biro Mahasiswa Asing karena lembaga inilah yang mengatur Administrasi dan pendaftaran untuk mahasiswa asing. Alamat situs universitas dan Akademisches Auslandsamt bisa Anda lihat di:
www.higher-education-compass.de
www.studienwahl.de
www.study-in.de

Atau Anda dapat menghubungi DAAD untuk memperoleh brosurnya.

4. Menterjemahkan dokumen
    Setelah lulus SMU dokumen yang diperlukan untuk proses pendaftaran bisa diterjemahkan dan dilegalisir. Daftar nama dan alamat penerjemah yang diakui bisa diperoleh di Kedutaan Besar Jerman ( bisa juga di-download diwww.jakarta.diplo.de atau di DAAD.

5. Dokumen Aplikasi
Dokumen yang harus dilengkapi untuk mendaftar ke perguruan tinggi Jerman untuk lulusan SMU adalah:
  • Ijazah bahasa Jerman (tergantung yang diminta perguruan tinggi, apakah ZD atau ZMP)
  • Fotokopi STTB SMU dengan legalisir asli dari sekolah disertai surat pernyataan keaslian ijazah dalam bahasa Inggris (juga dari sekolah).
  • Terjemahan STTB (dalam bahasa Jerman) dan dilegalisir di Kedutaan Jerman
  • Fotokopi rapor kelas tiga dengan legalisir asli dari sekolah
  • Terjemahan rapor kelas tiga (dalam bahasa Jerman) dan dilegalisir di Kedutaan Jerman
  • Fotokopi SKHUN dengan legalisir asli dari sekolah
  • Terjemahan SKHUN (dalam bahasa Jerman) dan dilegalisir di Kedutaan Jerman
Dokumen di atas merupakan persyaratan yang umumnya diminta oleh perguruan tinggi. Namun tidak tertutup kemungkinan bahwa perguruan tinggi tertentu meminta persyaratan dokumen yang berbeda.

6. Pendaftaran
   Kirimkan berkas aplikasi ke perguruan tinggi tujuan Anda per pos. Harap diperhatikan bahwa berkas harus lengkap dan tiba tepat waktu (jangan melewati deadline).

7. Menunggu panggilan
Setelah berkas terkirim, yang dapat Anda lakukan adalah menunggu panggilan untuk mengikuti Aufnahmepruefung (ujian penerimaan Studienkolleg). Waktu menunggu berkisar tiga bulan. Selama menunggu manfaatkan waktu untuk lebih memantapkan kemampuan bahasa Jerman Anda.

8. Pengurusan Visa Mahasiswa
   Apabila Anda menerima surat panggilan, dan setelah Anda memiliki paspor, Anda bisa langsung mengurus visa studi. Tidak diperbolehkan masuk ke Jerman menggunakan visa turis karena tidak dapat diubah menjadi visa studi! Proses pengurusan visa kurang lebih 6 minggu. Syarat-syarat pengajuan visa studi dapat dilihat di sini (link ke faq). Informasi lebih lanjut mengenai visa studi bisa di lihat di situs Kedutaan Besar Jerman (www.jakarta.diplo.de) atau menghubungi bagian visa.

9. Aufnahmeprüfungtop
   Setelah visa keluar Anda dapat pergi ke Jerman untuk memenuhi panggilan tes Aufnahmepruefung (ujian masuk ke Studienkolleg). Yang diuji adalah kemampuan bahasa Jerman untuk memastikan bahwa pelamar akan dapat mengikuti pelajaran di Studienkolleg. Di beberapa Studienkolleg ujian tersebut ditambah dengan ujian matematika.

10. Studienkolleg top
    Studienkolleg merupakan kelas persiapan untuk menghadapi Feststellungspruefung (ujian masuk ke perguruan tinggi Jerman bagi pelamar studi asing). Pelajaran yang diberikan di Studienkolleg dititikberatkan pada disiplin ilmu yang akan diambil di universitas ditambah bahasa Jerman. Studienkolleg biasanya berlangsung selama dua semester (1 tahun). Namun bagi peserta yang memiliki nilai sangat baik pada semester pertama diperbolehkan untuk segera mengikuti Feststellungspruefung.

Studienkolleg dibedakan menjadi dua yaitu Studienkolleg Universitas dan Studienkolleg FH.

Studienkolleg Universitas terbagi atas lima kelas, yaitu:
  1. Kelas T (T-Kurs) untuk bidang teknik, matematika dan IPA kecuali biologi. Mata pelajaran di kelas ini: matematika, fisika, kimia, bahasa Jerman. Setelah dua semester akan menempuh ujian tertulis matematika (termasuk ilmu komputer), fisika atau kimia, bahasa Jerman.
  2. Kelas M (M-Kurs) untuk bidang kedokteran dan biologi. Mata pelajaran di kelas ini: biologi, matematika, fisika, kimia, bahasa Jerman. Setelah dua semester akan menempuh ujian tertulis biologi dan atau kimia, fisika atau matematika, bahasa Jerman.
  3. Kelas W (W-Kurs) untuk jurusan ekonomi dan ilmu sosial. Mata pelajaran di kelas ini: matematika dan ilmu komputer, ekonomi atau bahasa Inggris, ilmu sosial, bahasa Jerman. Setelah dua semester akan menempuh ujian tertulis matematika, ekonomi, bahasa Jerman.
  4. Kelas G (G-Kurs) untuk bidang ilmu humaniora, seni, sastra, dan bahasa Jerman. Mata pelajaran di kelas ini: sejarah, ilmu sosial, sastra Jerman atau bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Setelah dua semester akan menempuh ujian tertulis bahasa Jerman, sastra Jerman, ilmu sosial/geografi.
  5. Kelas S (S-Kurs) untuk ilmu bahasa kecuali bahasa Jerman. Mata pelajaran di kelas ini: sejarah, bahasa Jerman, bahasa asing kedua, bahasa asing ketiga atau ilmu sosial atau sastra Jerman. Setelah dua semester akan menempuh ujian tertulis: bahasa Jerman, bahasa asing kedua, sejarah atau ilmu sosial atau sastra Jerman.
Informasi lebih detil mengenai Studienkolleg bisa dilihat melalui www.studienkollegs.de

11. Feststellungsprüfung top
Feststellungspruefung (ujian masuk ke perguruan tinggi Jerman bagi pelamar studi asing) meliputi tes tertulis dan lisan. Bahasa Jerman merupakan mata ujian wajib bagi semua pelamar studi. Pemegang salah satu dari sertifikat berikut akan dibebaskan dari keharusan mengikuti ujian bahasa Jerman pada Feststellungspruefung:
  • Level II Language Certificate yang dikeluarkan oleh Conference of Ministers of Education and Cultural Affairs (KMK)
  • Senior Secondary Test Certificate yang dikeluarkan oleh Goethe Institut
  • Major or Minor Language Certificate yang dikeluarkan oleh Goethe Institut
  • Sertifikat DSH (Deutsche Sprachpruefung fuer den Hochschulzugang auslaendischer Studienbewerber)
Selain bahasa Jerman, pada tes tertulis juga diuji dua mata pelajaran wajib lainnya yang relevan dengan fokus akademis pelamar studi. Semua mata pelajaran yang dipelajari di Studienkolleg kemungkinan akan diujikan saat tes lisan. Kesempatan untuk mengikuti Feststellungspruefung hanya 2 kali. Artinya jika gagal pada kesempatan pertama, kesempatan mengulang tinggal satu kali lagi.
Catatan tambahan:
Bagi pelamar studi dengan pendidikan terakhir lulusan SMU bukan dari Indonesia dapat menanyakan langsung ke universitas, apakah ijazah SMU yang dimiliki diakui setara dengan Abitur (kualifikasi yang diperoleh lulusan SMU Jerman untuk studi ke perguruan tinggi). Jika setara dengan Abitur pada umumnya pelamar dapat lansung masuk ke perguruan tinggi setelah lulus tes kemampuan bahasa Jerman yaitu Deutsche Sprachpruefung fuer den Hochschulzugang auslaendischer Studienbewerber (DSH). Pelamar tidak perlu lagi mengikuti tes DSH jika memiliki salah satu dari sertifikat berikut:
  • Level II Language Certificate yang dikeluarkan oleh Conference of Ministers of Education and Cultural Affairs (KMK)
  • Upper Secondary Level Test Certificate yang dikeluarkan oleh Goethe Institut
  • Major or Minor Language Certificate yang dikeluarkan oleh Goethe Institut
Keterangan mengenai pengakuan ijazah dan gelar juga dapat dilihat melalui situs www.daad.de atau www.anabin.de.

Studienkolleg di Jakartatop
Saat ini telah dibuka Studienkolleg di Jakarta sehingga Anda dapat mengambil kelas persiapan di sini. Informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Yayasan Indonesia-Jerman
Grand Wijaya Center, Blok F/9
Jalan Wijaya II, Jakarta 12160
Tel.: 021-7394788
Fax: 021-7260080
Email: indgerma@cbn.net.id
Homepage: www.studienkolleg-indonesia.de 

Referensi: http://www.daadjkt.org/index.php?studienkolleg-1

Mengapa Jerman?

      Negara Jerman Republik Federal Jerman terletak di jantung Eropa. 82 juta penduduk tinggal di sana dan 7,3 juta diantaranya adalah orang asing. Jerman memiliki 9 negara tetangga yaitu Denmark di utara, Belanda dan Belgia di barat laut, Perancis dan Luksemburg di barat, Austria dan Swiss di selatan, Republik Ceko dan Polandia di timur.
Hampir setengah dari penduduk Jerman tinggal di 85 kota dengan populasi lebih dari 100.000 penduduk. Kehidupan multikultural yang semarak menghiasi kota-kota. “Kampung mahasiswa” seringkali terletak di bagian kota yang bersejarah, tempat Anda dapat menemukan semua yang Anda inginkan: bar dengan musik hidup, toko buku antik, sepeda bekas.
Tahukah Anda bahwa seratus tahun yang lalu setengah dari jumlah mahasiswa yang studi di luar negeri belajar di Jerman? Pada waktu itu Jerman merupakan magnet bagi mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan terbaik. Jerman memiliki tradisi universitas yang panjang. Universitas tertua di Jerman adalah Ruprecht-Karls-University Heidelberg yang didirikan tahun 1386. Namun institusi pendidikan tinggi yang lain juga memiliki sejarah yang terentang beberapa abad.

Beberapa alasan utama untuk studi di Jerman saat ini adalah:
  • Dengan lebih dari 300 institusi pendidikan tinggi yang tersebar di seluruh negeri, Jerman memiliki kepadatan universitas yang tidak ada tandingannya di seluruh dunia
  • Biaya hidup bagi mahasiswa di Jerman dapat ditekan lebih rendah dengan cara menggunakan bantuan bagi mahasiswa dan potongan harga. Rata-rata biaya hidup 700 euro per bulan (per 2009)
  • Bahasa Jerman merupakan bahasa pertama yang paling banyak digunakan di Eropa oleh kurang lebih 100 juta penutur. Kekuatan bisnis dan industri Jerman serta aktivitas perusahaan dan korporasi Jerman yang makin mendunia juga menjadikan bahasa Jerman sebagai bahasa yang penting di pasar internasional
  • Pilihan aktivitas waktu luang yang luas yang ditawarkan baik di universitas maupun di luar universitas. Olahraga, kebudayaan atau hanya menghabiskan waktu malam, semua ada untuk memenuhi setiap selera
  • Beberapa institusi pendidikan tinggi Jerman menawarkan jurusan dengan gelar internasional. Jurusan tersebut dibuka untuk menarik mahasiswa asing dan Jerman yang mencari pendidikan dengan dimensi internasional. Rentang kesempatan studi mencakup jenjang S1, S2 dan S3 (Bachelor, Master dan Ph. D). Perkuliahan diselenggarakan dalam bahasa Inggris, seringkali selama tahun pertama sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Kursus bahasa Jerman juga ditawarkan sebelum dan selama perkuliahan
  • Hampir semua universitas di Jerman dibiayai oleh negara. Sejauh ini mahasiswa Jerman dan asing dapat melaksanakan studi dan penelitian mereka tanpa perlu mengkhawatirkan uang kuliah. Situasi ini sekarang berubah. Universitas di Jerman mulai menerapkan uang kuliah. Bagaimana dan berapa besar uang kuliah tergantung dari kebijakan masing-masing negara bagian. Bagaimanapun besarnya uang kuliah di Jerman lebih rendah dibanding dengan negara barat lainnya.

Beberapa situs berikut juga memberikan informasi mengenai studi di Jerman:
www.higher-education-compass.de
www.studienwahl.de
www.study-in.de
www.germany-opportunities.de/study


Referensi: http://www.daadjkt.org/index.php?studi-di-jerman